Contoh Soal Koefisien Korelasi Kontingensi, Penyelesaian Menggunakan SPSS

Koefisien Kontigensi atau Contigency Coefficient C adalah salah satu uji statistik non parametrik yang bertujuan untuk mengetahui keeratan hubungan (korelasi) antara dua variabel atau lebih. Semakin besar nilai C, maka semakin tinggi tingkat keeratan hubungannya, dan sebaliknya. Metode uji Contigency Coefficient ini biasanya digunakan untuk jenis data berskala nominal. Contoh soal uji koefisien korelasi kontingensi dan penyelesaiannya menggunakan SPSS adalah sebagai berikut.

Contoh Kasus:
Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui partisipasi warga dalam Pemilihan Kepala Desa X yang dilihat dari jenis kelamin (pria dan wanita). Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut.

Jenis Kelamin Keikutsertaan Jumlah
Ikut Tidak Ikut
Pria 5 10 15
Wanita 7 8 15
Jumlah 12 18 30

Hipotesis:
Ho : Tidak ada pengaruh jenis kelamin warga terhadap keikutsertaan dalam Pemilihan Kepala Desa X.
Ha : Terdapat pengaruh jenis kelamin warga terhadap keikutsertaan dalam Pemilihan Kepala Desa X.

Penyelesaian Kasus:
Langkah-langkah menyelesaikan kasus di atas melalui uji Koefisien Kontingensi C menggunakan SPSS adalah sebagai berikut.
1. Jalankan aplikasi SPSS.

2. Pada sheet “Variable View”, isi dengan variabel yang akan kita diuji yakni variabel “Jenis Kelamin” dan “Keikutsertaan”.

3. Pada “Value”  variabel “Jenis Kelamin” isi dengan kode Value 1 = Pria dan Value 2 = Wanita, sedangkan variabel “Keikutsertaan” isi dengan kode Value 1 = Ikut dan Value 2 = Tidak Ikut.

4. Selanjutnya pada sheet “Data View”, input data yang akan kita uji.

5. Pada Menu Bar SPSS, klik menu Analyze, Descriptive Statics, dan Cosstabs. Pada kotak dialog Crosstabs, pindahkan variabel Jenis Kelamin ke kolom Row(s) dan Keikutsertaan ke kolom Column(s), kemudian klik Statistics.

6. Pada kotak dialog Crosstabs Statistics, ceklist Contigency Coefficient. Kemudian klik Continue, dan terakhir klik OK.

7. Interpretasi hasil uji Koefisien Kontingensi adalah sebagai berikut.

Dari hasil perhitungan di atas diketahui bahwa nilai Signifikansi (SIG) Continuity Coefficient adalah sebesar 0,456. Karena nilai SIG = 0,456 > 0,05, maka Ho diterima dan dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat pengaruh jenis kelamin warga terhadap keikutsertaan dalam Pemilihan Kepala Desa X.

Was this article helpful?

Related Articles

Leave A Comment?